Wordpress Free ThemesOnline TipsArticles DirectoryForeclosure HelpHouse For Sale By OwnerHouse StagingProperty Management
Kursus Bisnis Online Gratis 

Kajian Syariah : (MLM Halal atau Haram)

Hukum Dasar MLM

Sebenarnya tidak ada yang salah dalam urusan transaksi, selamaMLM itubersih dari unsur terlarang sepertiriba, gharar, dharar dan jahalah.

MLM sendiri masuk dalam bab Muamalat, yangpada dasarnya mubah atau boleh. Merujuk kepada kaidah bahwa Al-Aslu fil Asy-yai Al-Ibahah. Hukum segala sesuatu itu pada asalnya adalah boleh. Dalam hal ini maksudnya adalah dalam masalah muamalat. Sampai nanti ada hal-hal yang ternyata dilarang atau diharamkan dalam syariah Islam.

Misalnya bila di dalam sebuah MLM itu ternyata terdapat indikasi riba`, misalnya dalam memutar dana yang terkumpul. Atau ada indikasi terjadinya gharar atau penipuan baik kepada down line ataupun kepada upline. Atau mungkin juga terjadi dharar yaitu hal-hal yang membahayakan, merugikan atau menzhalimi pihak lain, entah dengan mencelakakan dan menyusahkan. Dan tidak tertutup kemungkinan ternyata ada unsur jahalah atau ketidak-transparanan dalam sistem dan aturan. Atau juga perdebatan sebagian kalangan tentang haramnya samsarah ala samsarah.

Sehingga kita tidak bisa terburu-buru memvonis bahwa bisnis MLM itu halal atau haram, sebelum kita teliti dan bedah dulu `isi perut`nya dengan pisau analisa syariah yang `tajam dan terpercaya`.

Teliti Dan Ketahui Dengan Pasti Maka jauh sebelum anda memutuskan untuk bergabung dengan sebuah MLM tertentu, pastikan bahwa di dalamnya tidak ada ke-4 hal tersebut, yang akan membuat anda jauth ke dalam hal yang diharamkan Allah SWT. Carilah keterangan dan perdalam terlebih dahulu wawasan dan pengetahuan anda atas sebuah tawaran ikut dalam MLM, jangan terlalu terburu-buru tergiur dengan tawaran cepat kaya dan seterusnya.

Sebaiknya anda harus yakin terlebih dahulu bahwa produk yang ditawarkan jelas kehalalannya, baik zatnya maupun metodenya. Karena anggota bukan hanya konsumen barang tersebut tetapi juga memasarkan kepada yang lainnya. Sehingga dia harus tahu status barang tersebut dan bertanggung-jawab kepada konsumen lainnya.

Legalisasi Syariah Alangkah baiknya bila seorang muslim menjalankan MLM yang sudah ada legalisasi syariahnya. Yaitu perusahaan MLM yang tidak sekedar mencantumkan label dewan syariah, melainkan yang fungsi dewan syariahnya itu benar-benar berjalan. Sehingga syariah bukan berhenti pada label tanpa arti. Artinya, kalau kita datangi kantornya, maka ustaz yang mengerti masalah syariahnya itu ada dan siap menjelaskan letak halal dan haramnya.

Kepada pengawas syariah itu anda berhak menanyakan dasar pandangan kehalalan produk dan sistem MLM itu. Mintalah kepadanya dalil atau hasil kajian syariah yang lengkap untuk anda pelajari dan bandingkan dengan para ulama yang juga ahli dibidangnya. Itulah fungsi dewan pengawas syariah pada sebuah perusahaan MLM. Jadi jangan terlalu mudah dulu untuk mengatakan bebas masalah sebelum anda yakin dan tahu persis bagaimana dewan syariah di perusahaan itu memastikan kehalalannya.

Hindari Produk Musuh Islam Seorang muslim sebaiknya menghindari diri dari menjalankan perusahaan yang memusuhi Islam baik secara langsung atau pun tidak langsung. Bukna tidak mungkin ternyata perusahaan induknya malah menjadi donatur musuh Islam dan keuntungannya bisinis ini malah digunakan untuk MEMBUNUH saudara kita di belahan bumi lainnya.

Meski pada dasarnya kita boleh bermumalah dengan non muslim, selama mereka mau bekerjasama yang menguntungkan dan juga tidak memerangi umat Islam. Tetapi memasarkan produk musuh Islam di masa kini sama saja dengan berinfaq kepada musuh kita untuk membeli peluru yang merobek jantung umat Islam.

Jangan Sampai Berdusta Hal yang paling rawan dalam pemasaran gaya MLM ini adalah dinding yang teramat tipis antara kejujuran dan dengan dusta. Biasanya, orang-orang yang diprospek itu dijejali dengan beragam mimpi untuk jadi milyuner dalam waktu singkat, atau bisa punya rumah real estate, mobil built-up mahal, apartemen mewah, kapal pesiar dan ribuan mimpi lainnya.

Dengan rumus hitung-hitungan yang dibuat seperti masuk akal, akhirnya banyak yang terbuai dan meninggalkan profesi sejatinya atau yang kita kenal dengan istilah `pensiun dini`. Apalagi bila objeknya itu orang miskin yang hidupnya senin kamis, maka semakin menjadilah mimpi di siang bolong itu, persis dengan mimpi menjadi tokoh-tokoh dalam dunia sinetron TV yang tidak pernah menjadi kenyataan.

Dan simbol-simbol kekayaan seperti memakai jas dan dasi, pertemuan di gedung mewah atau ke mana-mana naik mobil seringkali menjadi jurus pemasaran. Dan sebagai upaya pencitraan diri bahwa seorang distributor itu sudah makmur sering terasa dipaksakan. Bahkan istilah yang digunakan pun bukan sales, tetapi manager atau general manager atau istilah-istilah keren lain yang punya citra bahwa dirinya adalah orang penting di dalam perusahaan mewah kelas international. Padahal -misalnya- ujung-ujungnya hanya jualan obat.

Kami tidak mengatakan bahwa trik ini haram, tetapi cenderung terasa mengawang-awang yang bila masyarakat awam kurang luas wawasannya, bisa tertipu.

Hati-hati Dengan Mengeksploitir Dalil Yang harus diperhatikan pula adalah penggunaan dalil yang tidak pada tempatnya untuk melegalkan MLM. Seperti sering kita dengar banyak orang yang membuat keterangan yang kurang tepat.

Misalnya bahwa Rasulullah SAW itu profesinya adalah pedagang. Yang benar adalah beliau memang pernah berdagang dan ketika masih kecil memang pernah diajak berdagang. Dan itu terjadi jauh sebelum beliau diangkat menjadi Nabi pada usia 40 tahun. Namun setelah menjadi nabi, beliau tidak lagi menjadi pedagang. Pemasukan (ma`isyah) beliau adalah dari harta rampasan perang/ ghanimah, bukan dari hasil jualan atau menawarkan barang dagangan, juga bukan dengan sistem MLM.

Lagi pula kalaulah sebelum jadi nabi beliau pernah berdagang, jelas-jelas sistemnya bukan MLM. Dan Khadidjah ra itulah buknalah Up-linenya sebagaimana Maisarah juga bukan downline-nya.

Jadi jangan mentang-mentang yang diprospek itu umat Islam, atau ustaz yang punya banyak jamaah, atau tokoh yang berpengaruh, lalu dengan enak kita tancap gas tanpa memeriksa kembali dalil yang kita gunakan.

Terkait dengan itu, ada juga yang berdalih bahwa sistem MLM merupakan sunnah nabi. Mereka mengandaikannya dengan dakwah berantai/ berjenjang yang dilakukan oleh Rasulullah SAW di masa itu.

Padahal apa yang dilakukan beliau itu tidak bisa dijadikan dalil bahwa sistem penjualan berjenjang itu adalah sunnah Rasulullah SAW. Sebab ketika melakukan dakwah berjenjang itu, Rasulullah SAW tidak sedang berdagang dengan memberi barang/jasa dan mendapatkan imbalan materi. Jadi tidak ada transaksi muamalat perdangan dalam dakwah berjenjang beliau. Kalau pun ada reward, maka itu adalah pahala dari Allah SWT yang punya pahala tak ada habisnya, bukan berbentuk uang pembelian.

Jangan Sampai Kehilangan Kreatifitas Dan Produktifitas MLM itu memang sering menjanjikan orang menjadi kaya mendadak, sehingga bisa menyedot keinginan dari sejumlah orang dengan sangat besar. Dan karena menggunakan sistem jaringan, memang dalam waktu singkat bisa terkumpul sejumlah orang yang siap menjual rupa-rupa produk.

Harus diperhatikan bahwa bila semua orang akan dimasukkan ke dalam jaringan MLM yang pada hakikatnya menjadi sales menjualkan produk sebuah industri, maka jangan sampai jiwa kreatifitas dan produktifitas ummat menjadi loyo dan mati. Sebab di belakang sistem MLM itu sebenarnya adalah industri yang mengeluarkan produk secara massal.

Padahal umat ini butuh orang-orang yang mampu berkreasi, mencipta, melakukan aktifitas seni, menemukan hal-hal baru, mendidik, memberikan pelayanan kepada ummat dan pekerjaan pekerjaan mulia lainnya. Kalau semua potensi umat ini tersedot ke dalam bisnis pemasaran, maka matilah kreatifitas umat dan mereka hanya sibuk di satu bidang saja yaitu: B E R J U A L A N produk sebuah industri.

Etika Penawaran Salah satu hal yang paling `mengganggu` dari sistem pemasaran langsung adalah metode pendekatan penawarannya itu sendiri. Karena memang di situlah ujung tombak dari sistem penjualan langsung dan sekaligus juga di situlah titik yang menimbulkan masalah.

Biasanya para distibutor selalu dipompakan semangat untuk mencari calon pembeli. Istilah yang sering digunakan adalah prospek. Sering hal itu dilakukan dengan tidak pandang bulu dan suasana. Misalnya seorang teman lama yang sudah sekian tahun tidak pernah berjumpa, tiba-tiba menghubungi dan berusaha mengakrabi sambil memubuka pembicaraan masa lalu yang sedemikian mesra. Kemudian melangkah kepada janji bertemu. Tapi begitu sudah bertemu, ujung-ujungnya menawarkan suatu produk yang pada dasarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Hanya saja karena kawan lama, tidak enak juga bila tidak membeli. Karena si teman ini menghujaninya dengan sekian banyak argumen mulai dari kualitas produk yang terkadang sangat fantastis, termasuk peluang berbisnis di MLM tersebut yang intinya mau tidak mau harus beli dan jadi anggota. Pada saat mewarkan dengan sejuta argumen inilah seorang distributor bisa bermasalah.

Atau suasana yang penting menjadi terganggu karena adanya penawaran MLM. Sehingga pengajian berubah menjadi ajang bisnis. Juga rapat, kelas, perkuliahan, dan banyak suasana dan kesempatan penting berubah jadi `pasar`. Tentu ini akan terasa mengganggu.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

SUMBER (dikutip dari) :

http://www.eramuslim.com/ustadz/eki/7510171530-multi-level-marketing-antara-halal-dan-haram.htm

Jangan Lewatkan Setiap Artikel Kami
Silahkan Masukan Email Anda :

data twitter yul eko rubiyanto l data facebook yul eko rubiyanto video youtube yul eko rubiyanto

Tags:

Category: Artikel, Kajian Syariah

About the Author ()

Comments (15)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. mlm | 12/04/2010
  1. shandy says:

    Assalamu’alaikum..
    Saya baru saja daftar di sebuah bisnis internet, yang mungkin bisa dibilang memiliki sistem seperti MLM. Bisakah saya mendapat pencerahan dari bisnis ini? Apakah haram atau haramnya.

    Mohon penjelasannya, kalau bisa jawab melalui email. Terima Kasih..

    ini linknya: http://frenstore.shandyisme.com

  2. chwibie says:

    Assalamu’alaikum..

    Mas . . mow nanya ? ? bisnis smacam AsetShare, AsiaBersama dan sjenisnya itu HALAL at0w HARAM ??
    kakaQw bilang itu pohon uang / uang berantai & hukumnya HARAM . . mohon bantuannya mas !!
    kay gda yg drugikan siy, klihatannya jg ” simbiosis mutualisme ” . . trimakasih mas YulEko

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  3. Wisnu says:

    Tulisan menarik mas … intinya sih kalau ada yang menawarkan mendapatkan dengan mudah hati2 aja … teliti lagi lebih dalam

  4. randi armanto says:

    betul betul pencerahan yang adil dan tidak memihak
    memang citra MLM ini rusak karena adanya perilaku2 seperti yang anda paparkan
    saya baru bargabung di MLM.
    insya Allah pencerahan anda membuat saya lebih serius dan bergiat untuk
    lebih berusaha, lebih kreatif dan lebih kritis dan hati hati terhadap dunia MLM
    karena bukan cuma manfaat yang inigin kita dapatkan tetapi juga ridho Nya

  5. Best Info Mas, Mungkin Banyak umat islam yg tertolong dengan membaca blog ini….

  6. Ahmad Wahyudi says:

    Assalamualaikum wwb.
    Saya ingin menanyakan ini khususnya kepada mas Yul Eko yang mengutip artikel MLM Haram Halal ini ke blognya, karena terkait yaitu :
    Saya ikut bisnis onlinenya mas Eko, salah satunya mengenai Google adsense, dimana petunjuk mas Eko bahwa kita dapat melakukan klik iklan Adsense di blog kita sendiri dengan cara menyamarkan IP address kita. Menurut ketentuan Google, kita akan dibayar kalau ada ORANG LAIN ( bukan kita pemilik blog !) yang mengklik iklan Google adsense. Nah kalau kita yang klik dengan menyamarkan IP apakah itu bukan PENIPUAN ! Sehingga bisnis ini menurut saya bisa dikategorikan HARAM.
    Maaf jika saya salah tafsir. Mohon tanggapan. Terimakasih
    Wassalam
    A.Wahyudi

  7. Yul Eko Rubiyanto says:

    Wa alaikum sala wr wb
    Terimakasih banyak atas tanggapannya dan nasihatnya mas Wahyudi..
    Terusterang saya juga tidak setuju dengan tehnik IP platinum, eBook itu Juga bukan saya yang buat dan saya hanya memberikannya sebagai bonus dan pengetahuan saja untuk pengunjung..

    Software IP platinum sendiri sdh idak bisa di download melalui ebook tsb jadi praktis yang bisa di praktekan hanya cara Adsennya saja (dan yang menanyakan software tsbpun selalu say jawab sdh tidak ada) selain itu dengan saya sebarkan ebook ini google tentu sdh tahu kebocoran ini jadi sdh dibuat protecknya sehingga maslahat juga buat google yang sebenernya sdh memberikn peluang buat kita..

    Demikian yang bisa saya jelaskan..
    sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyk atas nasihatnya
    Wallahu alam bi sowab
    wasalamu alikum wr wb
    yul eko rubiyanto

  8. Nu says:

    ?? ??? ???? ? ??? ?????????? ???? ????? ??? ???? ????? ???: ????? ???? ???? ????: «????? ?????????? ???????? ?????? ?????????? ???????? ????????????? ??????? ?????????????? ??? ????????????? ??????? ???? ????????? ?????? ??????? ???????????? ?????? ???????????? ????????? ??????????? ?????? ?????? ??? ???????????? ?????? ??? ??????????? ?????????? ??????? ????? ???????, ??????? ???? ???????? ?????? ????? ??????? ??????? ?????? ?????? ????? ??????? ????? ????? ???????????? ????? ??????? ??? ????????? ????????? ????? ???????? ?????? ????????? ???????? ??????? ???????? ?????? ????????? ???????? ????? ?????? ?????????»[???? ??????? ?????].

    Dari Abu ‘Abdillah An-Nu’man bin Basyiir radliyallaahu ‘anhu ia berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya sesuatu yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Dan diantara keduanya ada perkara-perkara yang mutasyaabihaat (samar) yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Barangsiapa yang menjaga darinya dari syubhat itu, maka ia telah menjaga kebersihan untuk agamanya dan pribadinya. Dan barangsiapa yang trejerumus pada syubhat, maka ia telah terjerumus pada hal yang haram. Seperti seorang penggembala yang menggembala di sekitar hima/tanah larangan (milik orang lain), maka ia hampir masuk ke dalamnya. Sungguh, setiap raja itu mempunyai hima (aturan-aturan), dan sesungguhnya hima Allah itu apa-apa yang dilarang-Nya. Ingatlah bahwa di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Apabila daging itu baik, maka baiklah badan itu seluruhnya. Dan apabila itu rusak, maka rusaklah seluruh badan. Ketahuilah, itu adalah hati (al-qalb)” [HR. Bukhari dan Muslim].

    Barangsiapa yang merasa sayang terhadap agama dan dirinya, maka hendaklah ia tinggalkan apa yang meragukan. Masih banyak cara dagang lain yang telah disepakati kehalalannya. Saya sangat sependapat dengan al-akh Abu Maira bahwasannya dalam menghukumi MLM tidak bisa dalam satu kata (yaitu : haram atau halal). Tidak lain adalah karena sistem yang dikembangkan masing-masing MLM ini adalah berbeda-beda. Adapun yang paling selamat adalah : Meninggalkan MLM. Jika ia meninggalkan MLM dan berdagang dengan sistem konvensional, niscaya ia telah selamat dari perbedaan pendapat (yang rasa-rasanya lebih menjurus ke haram karena adanya faktor gharar). Wallaahu a’lam.

    saya kutip dari :
    http://jacksite.wordpress.com/2007/07/25/akhirnya-mlm-halal-dalam-islam/#comment-1253

  9. cikutun says:

    daripada banyak komentar, mending tanya ma ulama tentang halal haramnya MLM, karena ulama itu pewaris nabi, tapi ulama yg bener, jangan ulama yg su’, ada ga ulama yg menfatwakan mlm itu halal?

  10. Tyler Michales says:

    The new Zune browser is surprisingly good, but not as good as the iPod’s. It works well, but isn’t as fast as Safari, and has a clunkier interface. If you occasionally plan on using the web browser that’s not an issue, but if you’re planning to browse the web alot from your PMP then the iPod’s larger screen and better browser may be important.

  11. frontierville says:

    Generally insecure and jonesing for socks

  12. H1b Quota says:

    I have browse through a number of the reviews on your site at this moment. And I love the way you blog. I included it to one of my bookmarks and will be returning quickly. Take a look at my own site also and let me know what you think.

  13. tattoo gallery says:

    Good work ! Keep us posting, you are very good writer.

  14. penis says:

    Well done on owning one of the most intellectual blogs I’ve encountered in some time! Its just hard to believethe amount you can capture from something purely because of how visually beautiful it is. You’ve put together a fantastic site –cool graphics, videos, layout. Definetely a must-see blog!

Leave a Reply